INFO GEDUNG DHARMA WANITA JAKARTA

May 8, 2008 at 7:33 am | In wedz vendorz | 8 Comments
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

SUMBER: www.happywedz.blogspot.com & www.femaleclick.blogspot.com

GEDUNG DHARMA WANITA PERSATUAN

 

Prosedur Pemesanan

1.    Untuk pemesanan gedung dapat dilayani melalui telepon, faksimile :

GEDUNG DHARMA WANITA PERSATUAN

Jalan Pedurenan Masjid Kav. F. 01 Karet Kuningan, Jakarta Selatan Telepon & Fax. 5201715.

2.    Untuk pemesanan sementara, diberi waktu satu minggu terhitung dari tanggal pemesanan gedung. Bila tidak ada konfirmasi dari penyewa dalam jangka waktu tersebut, pesanan dianggap batal.

 

Prosedur Pembayaran

1.   Uang muka dibayar 50% pada saat Penyewa mengisi formulir pesanan.

2.   Pelunasan seluruh pesanan dilakukan selambat-lambatnya 2 [dua] minggu sebelum acara. Bila pada batas waktu tersebut belum dipenuhi, pesanan dianggap batal dan dikenakan ketentuan-ketentuan menurut prosedur pembatalan.

 

Prosedur Pembatalan

1.   Pembatalan pesanan harus diajukan secara tertulis kepada Pengelola Gedung Dharma Wanita Persatuan dan dikenakan biaya administrasi sebagai berikut :

• Uang muka tidak dikembalikan.

• Pembatalan 1 [satu] minggu sebelum acara :

a. Katering dan Kesenian sebesar 10% dari total pesanan.

b. Dekorasi dan dokumentasi sebesar 20% dari total pesanan.

2.   Perubahan waktu hanya diijinkan satu kali dan dilaksanakan dalam kurun waktu tidak lebih dari 1 [satu] tahun. Kurang dari 2 [dua] bulan dari acara dianggap batal uang muka tidak kembali.

 

 

Auditorium [Lantai I]

Pemakaian

Biaya Sewa

Overtime

Keterangan

Hari Kerja

• Siang

• Malam

Rp. 4.000.000,- + PPN

Rp. 5.000.000,- + PPN

10 % dari

biaya sewa

per-jam + PPN

Pk. 10.00 – 13.00

Pk. 19.00 – 22.00

Hari Libur/

Sabtu/Minggu

• Siang

• Malam

Rp. 5.000.000,- + PPN

Rp. 6.000.000,- + PPN

10 % dari

biaya sewa

per-jam + PPN

Pk. 10.00 – 13.00

Pk. 19.00 – 22.00

Akad Nikah

Rp. 1.000.000,- + PPN

Katering

Rp. 35.000,-/porsi

Rp. 37.500,-/porsi

Rp. 40.000,-/porsi

Tipe A

Tipe B

Tipe C

         

­

Biaya Lain

 

1.    Pemakaian sound system diluar fasilitas

[2.000 watt] dikenakan biaya Rp. 300.000,- /1.000 watt

2.    Meja Rp. 4.000,- /buah

3.    Cover Meja Rp. 7.500,- /buah

4.    Taplak Meja Rp. 3.500,- /buah

5.    Kursi Futura Rp. 5.000,- /buah

6.    Sofa Rp. 5.000,- /buah

7.    Sarung Kursi Rp. 6.500,- /buah [minimal

3.    pesanan 100 buah

8.    Organ Tunggal Rp. 150.000,-

9.    Band Rp. 300.000,-

 

CATATAN :

 

• Minimal pesanan setara dengan 800 porsi.

• Sumbangan makanan diluar banquete order dikenakan biaya Rp. 250.000,-/meja

• Jumlah pesanan lebih dari 800 orang dikenakan biaya keamanan Polisi Rp. 300.000,-

 

FASILITAS:

Auditorium [Lantai I]

• Luas Auditorium 31 x 31 m

• Pergola 18 x 7 m

• Kapasitas 800 orang

• 3 Ruang Rias Pengantin

• 4 Meja Penerima Tamu

• 200 Kursi

• Ruang ber-AC

• Listrik 5.000 watt

Sound System 2.000 watt, 4 mike

• Lampu Sorot 3.000 watt

• Cadangan Generator

• Karpet Jalan

• Karpet Panggung

• Panggung Utama 16 x 16 x 0,4 m

• Panggung Musik 4 x 6 m

• Parkir dan Car Call

 

Katering

1. Ayang

2. Arry Utama

3. Ase

4. Amelia

5. Alfabeth

6. Alfa

7. Andha

8. Ananda

9. Asmi

10. Angin Mamiri

11. Bali Indah

12. Caterindo

13. Dwi Tunggal Citra

14. Dira Sari

15. Diamond

16. Dhirasa

17. Djoko

18. Dewi Sri

19. Erin Listia

20. Gatari

21. Haji Tinah

22. Hosanna’s

23. IGI

24. Kaparinyo

25. Kangka’s

26. Kiki

27. Lia Putri

28. Mira

29. Mawar

30. Mandala Abadi

31. Masitoh

32. Nurmayasari

33. Nirwana Indah

34. Nani

35. Peni

36. Puspa

37. Puri

38. Pasar Minggu

39. Puspita Sarwangi

40. Pulo Asem

41. Padang Raya

42. Puti Reno Sari

43. Risya

44. Supit

45. Soedrmono/Perfect

46. Suwandana Ishak

47. Surya

48. Tida’r

49. Trendy

50. Wifa

51. Yvonne’s

52. Yun Abdullah

53. Yani

 

Dekorasi

1. Avi

2. Asmi

3. Amry SY

4. Aura

5. Ananda

6. Cavendish

7. Cinduamato

8. Des Iskandar

9. Diah

10. Djusmasri

11. Dinda Sakato

12. Gelora

13. Gadih Ranti

14. Indora

15. Karina Salon

16. Lia Putri

17. Mitra Sekar Utama

18. Mayang Taurai

19. Martin Rose

20. Nemi Sukria

21. Nurmayasari

22. Nilasari

23. Nirwana Indah

24. Onna [Nauli]

25. Puti Minang

26. Puri

27. Rati Wedding

28. Sanggar Nolar

29. Surya

30. Steven

31. Sanggar Elly Kasim

32. Tip Top

33. Tidar’s

34. Yani

 

Dokumentasi

1. AA

2. Ananda

3. Bintik Kuning

4. Des Iskandar

5. Djusmasri

6. Dian

7. Guci Mas

8. Gading Mas

9. Graha Cipta

10. Irawan

11. Indora

12. Kurnia

13. King’s Foto

14. Lip Kiss

15. Nirwana Indah

16. Nilasari

17. Payu

18. Puri

19. Puti Minang

20. Royen

21. Ratu Wedding

22. Radline Prod

23. Senada

24. Sanggar Nolar

25. Tri Sapta

26. Tidar’s

27. Viesta

28. Wisma Studio

 

Kesenian

1. Ananda

2. Amry SY

3. Cinduomato

4. Chandra Budaya

5. Des Iskandar

6. Djusmasri

7. Dinda Sakato

8. Gadih Ranti

9. Jenggala Manik

10. Nilasari

11. Puti Minang

12. Sanggar Nolar

23. Sanggar Elly Kasim

24. Tidar’s

 

Setelah Menunggu 30 Tahun

May 8, 2008 at 5:16 am | In love storiez | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Sumber: www.indonesia.heartnsouls.com

Oleh: Tidak Diketahui

Bagi yang tidak percaya dengan keabadian cinta, sebaiknya mendengar cerita ini. Desember lalu, setelah menunggu selama 30 tahun, sepasang kekasih dari Korea Utara dan Vietnam akhirnya bersatu dalam pernikahan. Tiga dasawarsa bukanlah waktu yang pendek, tapi mereka berhasil menjaga kesucian cinta mereka dari seberang lautan.

Kisah cinta ini bermula saat seorang mahasiswa kimia asal Vietnam pergi ke Korea Utara pada 1971 untuk belajar. Mahasiswa muda itu, Pham Ngoc Canh, jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang wanita yang sekilas dilihatnya melewati pintu laboratorium di Hamhung, tak jauh dari Pyongyang.

Pham pun nekat menemui Ri Young-Hui. Mereka lalu bertukar hadiah, Pham memberi foto dan Ri memberikan alamat yang ditulis di sobekan kertas.

Mereka bertemu diam-diam dan berpisah diam-diam. Pham memberitahu ibu Ri agar memaksa putrinya menikah dengan pria lain saja karena mereka berdua tidak mungkin dipertemukan. Rezim Korea Utara melarang warganya berhubungan dengan orang asing, meski dari negara komunis seperti Vietnam.

Ri menolak saran Pham dan ibunya untuk menikah dengan pria lain. Bahkan ketika Pham pulang ke Hanoi karena tugas belajarnya selesai, Ri berusaha bunuh diri. Pham pun akhirnya bertekad untuk memperjuangkan cinta mereka.

Dibantu oleh ibu Ri, kedua kekasih ini menjalin hubungan hanya lewat surat selama 20 tahun tanpa pernah bertemu sekalipun. Surat terakhir diterimanya pada 1992.

Mengetahui Ri tak mungkin memperjuangkan persatuan mereka kembali, Pham pun mengambil inisiatif untuk selalu mengusahakan pertemuan mereka kembali.

Sebagai seorang penerjemah tim olahraga nasional, Pham beberapa kali mengunjungi Korea Utara. Kesempatan ini selalu digunakannya untuk menghubungi Ri. Namun, usahanya selalu gagal. Orang-orang di Korea Utara selalu mengatakan, Ri telah menikah atau meninggal, tapi Pham lebih percaya kesejatian cinta Ri ketimbang omongan orang-orang. Ia menolak untuk percaya telah kehilangan kekasihnya.

Pham juga pernah berusaha melunakkan kakunya birokrasi dengan membawa 40 surat cinta dalam bahasa Korea yang dikumpulkannya selama 20 tahun itu ke Kedutaan Besar Korea Utara di Hanoi. Ia berharap mereka mau membantu. Namun usaha ini, seperti perjuangan sebelumnya, menemui ketidakpastian.

Tahun-tahun terus berlalu dan rambut mereka sudah mulai beruban, namun cinta mereka tak juga pupus. Tahun lalu, Pham melakukan usaha terakhirnya saat ia mendengar delegasi politik Vietnam berkunjung ke Pyongyang.

Ia kemudian menulis surat kepada Presiden dan Menteri Luar Negeri Vietnam. Usahanya kali ini tak sia-sia. Beberapa bulan kemudian, ia mendapat jawaban yang ditunggunya selama 30 tahun: pemerintah Korea Utara mengizinkannya untuk menikahi Ri Young Hui.

September lalu, pasangan yang telah berusia 50 tahunan itu bertemu kembali. Mereka pun sepakat untuk tidak menunda-nunda lagi pernikahan yang sudah lama dinantikan itu. Desember lalu, di Hanoi, keduanya menikah dengan dihadiri 700 tamu yang datang dengan mata berkaca- kaca.

 

Next Page »

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.